Rayman Legends | Game RPG 2 Dimensi

rayman legends

Game dengan genre 2D platformer sangatlah populer di tahun 90-an. Populernya genre ini di era bangkitnya video game membuat game dengan genre ini cukup identik dengan anak-anak. Berbagai judul game platformer bisa kamu temukan di era tersebut, mulai dari Nintendo dengan Mario, SEGA dengan Sonic, serta Disney dengan berbagai karakter mereka. Selain dari 3 raksasa platformer tersebut, masih banyak juga seri platformer lain yang lahir di tahun 90-an, dan salah satu yang masih bertahan sampai sekarang adalah seri Rayman dari Ubisoft.

Seri yang pertama lahir di tahun 1995 ini bisa dibilang merupakan salah satu seri game andalan Ubisoft. Meskipun pernah tampil dalam wujud game 3D platformer, seri Rayman yang terbaik justru bisa kamu temukan di versi 2D, apalagi beberapa game Rayman terbaru yang telah rilis dibuat dengan menggunakan UbiArt Framerwork yang memang mengedepankan kualitas artwork yang luar biasa. Melalui game paling baru dari seri Rayman, Rayman Legends, sepertinya Ubisoft betul-betul berniat menunjukkan bagaimana kemampuan yang bisa dicapai oleh engine mereka ini.

Mau tahu seberapa sukses Ubisoft menunjukkan kemampuan mereka untuk membuat game yang nampak indah namun juga fun untuk dimainkan. Cek langsung review di bawah ini.

Platformer Dengan Desain Level Jenius

Banyak aspek yang bisa digunakan untuk menilai gameplay dari sebuah game, namun dalam sebuah game platformer hal paling penting yang harus diperhatikan tak lain dan tak bukan adalah level design. Desain level dalam game platformer dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari target market dari game yang bersangkutan, sampai ke apa yang karakter dalam game dapat lakukan. Contoh paling jelas mungkin bisa kamu lihat dari bagaimana bedanya desain level dari game Mario dengan Sonic.

Sebagai sebuah game dengan karakter yang memiliki banyak sekali kemampuan, serta memiliki target market yang sangat luas, desain level dalam Rayman Legends jelas dibuat dengan sangat apik. Game ini tidaklah sesusah game platformer klasik, namun beberapa bagian dalam game dijamin akan membuat kamu mengulang permainan beberapa kali dan memberikan perasaan bangga saat berhasil menyelesaikannya. Hal ini dapat Ubisoft capai tanpa harus membuat pengalaman yang berasa terlalu repetitif dan menjemukan.

Selain level yang didesain dengan apik, salah satu hal yang membuat Rayman Legends begitu spesial adalah banyaknya variasi level di game ini. Ada level yang didesain layaknya game platformer biasa, ada juga level yang didesain seperti sebuah game free-running, ada juga level yang didesain layaknya sebuah game balapan. Tapi di antara seluruh jenis level design itu, hal yang paling tim domain suka adalah level yang didesain layaknya sebuah game rhythm. Variasi yang luar biasa ini betul-betul menunjukkan kejeniusan tim kreatif yang dimiliki Ubisoft Montpellier sebagai studio pengembang game ini.

The More The Merrier

Banyak game modern yang lebih mengedepankan online multiplayer daripada local multiplayer, padahal tidak ada yang bisa menandingi serunya bermain local multiplayer bersama teman atau keluarga. Hal ini jelas dibuktikan oleh Ubisoft melalui seri Rayman. Dalam Rayman Legends, kamu bisa bermain local multiplayer sampai dengan 4 pemain sekaligus dalam satu layar. Terkadang memang game menjadi lebih sulit dan terlalu ramai dengan banyaknya karakter yang bergerak-gerak di layar, tapi tidak jarang juga hal ini justru bisa menambah serunya permainan kamu dan teman-teman.

Fitur local muliplayer ini juga didukung dengan banyaknya karakter yang tersedia untuk dimainkan. Dalam Rayman Legends ada puluhan karakter yang bisa kamu buka jika sudah sampai poin tertentu dalam game. Memang banyak di antara karakter tersebut adalah karakter yang hampir sama namun memiliki skin yang berbeda, tapi masing-masing karakter tersebut dijamin punya perbedaan sedikit yang cukup membuat game ini nampak bervariasi.

Banyaknya Hal Berbeda Dalam Satu Game

Di atas tim domain sempat menyinggung tentang banyaknya variasi dari segi level design, selain itu ada banyak juga pilihan karakter yang tersedia di game ini, tapi variasi yang dimiliki Rayman Legends tidak sampai di situ saja. Game ini memiliki beberapa mini game yang sangat menarik untuk kamu coba.

Salah satu mini game favorit tim domain adalah Kung Foot. Dalam mini game yang satu ini kamu akan bermain permainan semacam sepak bola dengan ukuran arena yang kecil. Objektifmu di Kung Foot adalah untuk memasukkan bola ke gawang lawan. Konsep game ini memang sangatlah simpel, tapi begitu kamu coba sendiri dengan kawan kamu, dijamin kalian akan berteriak-teriak tidak jelas di depan layar saat memainkannya.

Selain Kung Foot ada juga mini game dalam bentuk daily challenge. Dalam mini game ini kamu harus menyelesaikan objektif yang tersedia di hari itu secepat mungkin. Hasil akhir kamu akan dibandingkan dengan pemain lain di seluruh dunia.

Grafis Bagaikan Film Animasi Berkualitas Tinggi

Seperti yang sempat tim domain bahas sebelumnya, UbiArt Frameworks yang merupakan game engine yang digunakan untuk mengembangkan game ini, adalah engine yang sangat mengedepankan kualitas artwork. Engine ini juga digunakan untuk mengembangkan game keren lain seperti Child of Light dan Valiant Hearts.

Animasi-animasi yang dimiliki objek-objek dalam Rayman Legends terlihat sangat smooth. Selain itu meskipun memiliki genre 2D platformer, jelas sekali terlihat bahwa apa yang disajikan di layar bukanlah grafis 2D biasa. Selama berjalannya game kamu akan disajikan dengan efek-efek yang menunjukkan bahwa game ini sebetulnya terdiri dari berbagai layer yang memberikan efek 3D.

Yang jelas kamu tidak perlu meragukan kualitas grafis yang dimiliki Rayman Legends. Game ini dijamin akan sangat memanjakan mata kamu dengan kualitas visual yang dimilikinya.

Final Verdict: Bangkitkan Jiwa Anak-anak Dalam Dirimu

Dilihat dari berbagai sisi pun, tidak bisa dipungkiri bahwa Rayman Legends adalah game yang ditargetkan untuk anak-anak. Hal ini mungkin paling bisa dilihat dari cerita yang tidak penting untuk diperhatikan. Namun meskipun memiliki cerita yang tidak menarik, game ini terbukti memiliki kualitas writing yang luar biasa bagus. Tidak jarang tim domain menghabiskan waktu membaca deksripsi dari puluhan karakter yang ada, karena memang deskripsi-deskripsi yang tertulis sangatlah lucu.

Selain writing yang lucu, adegan-adegan yang ada di game ini juga sangat menyenangkan untuk dilihat. Animasi-animasi simpel seperti hal tidak penting di background saja kadang bisa membuat tim domain tertawa sendiri seperti anak kecil yang menonton tayangan kartun Minggu pagi di depan TV. Bahkan hal yang sangat minor seperti efek suara di dalam game saja sepertinya berhasil membuat tim domain secara tidak sadar tersenyum sambil menirukan suaranya, suatu tindakan yang sepertinya cukup membuat rekan-rekan kerja tim domain khawatir.

Intinya, Rayman Legends terbukti bisa menjadi game yang bisa dimainkan oleh siapa saja tanpa pandang usia dan gender. Game ini juga sangat ramah ruang keluarga karena bisa dimainkan oleh banyak orang sekaligus. Jika kamu seorang bujangan yang tinggal bersama kawan-kawanmu di kontrakan, game ini akan sangat cocok untuk kamu mainkan bersama-sama sekedar untuk melepas stres. Kalau kamu adalah seorang gamer yang sudah berkeluarga dan cukup sulit membagi waktu antara bermain game dan menemani anak kamu, maka Rayman Legends adalah game yang sempurna untuk kamu mainkan baik untuk sekedar melepas stres ataupun untuk mempererat hubungan dalam keluarga.

Seandainya tim domain tidak terikat peraturan dari Games in Asia yang melarang tim domain untuk memberikan nilai seenaknya, mungkin saja nilai seperti inilah yang akan kamu lihat pada review ini. tim domainngnya tim domain terikat oleh batasan yang memang masuk akal sih, jadi tim domain rasa nilai maksimal adalah nilai yang pantas diterima oleh game seperti Rayman Legends. Rayman Legends tersedia untuk PC, PS3, PS4, PS Vita, Xbox 360, Xbox One, dan Wii U. Versi yang tim domain mainkan sendiri adalah versi PS4.